Halaman

Jumat, 13 Maret 2015

Terima kasih Agnes Monica

Setelah peristiwa minggu lalu, secara resmi gue menyadari bahwa gue adalah pribadi yang sangat spontan. Spontan secara emosional. Segalanya terjadi dengan cepat, random dan clueless. I can't even guess what i was thinking back at that time.

Sebelum insiden menggelitik minggu lalu, gue pernah mengalami kejadian serupa. Tepat di hari rabu, saat gue menghadiri wisuda kakak angkatan. Beberapa kakak ITP angkatan 46 sedang bergemuruh senang merayakan kelulusan mereka. Semuanya bersorak sorai, saling memberi selamat, saling menguatkan. Tertawa- tawa bareng lagi untuk waktu yang singkat. Menit-menit yang berharga. Sudah pasti langka untuk bisa berkumpul seperti hari itu. Gue? Gue mah asik tersenyum, menyaksikan kebahagiaan dan membantu dokumentasi mereka. Pokoknya di sana suasananya seru. Ramai. Sangat ramai. Semuanya bahagia. Terlalu bahagia. Mereka meneriakkan jargon kebanggaan lalu tertawa lagi dan.. secara begitu saja ada air mata yang mengalir di pipi gue. Gue nangis! Banyak lagi air matanya! Gue aja kaget, gimana teman-teman di sekitar gue...

Engga. Gue nangis bukan karena ada orang yang gue taksir kok di gerombolan kakak-kakak itu. 

Beberapa detik air mata gue ngga bisa diajak kompromi. Gue harus maksa nutup-nutupin muka. Malu. Adek angkatan gue malah ngetawain gue. Kenapa gue nangis? Gue ngebayangin kalau kelak gue juga akan di posisi mereka. Lulus dan berpisah sama keluarga gue. ITP 48. Semuanya akan berpisah. Udah deh nangis. Hahahahaha.

Nah lalu apa yang terjadi minggu lalu?

Mima ngajak main ke giant dramaga. Iya. Mima si anak DDR ngajakin main DDR ke giant. Gue juga ngga paham kapan tepatnya mima bertransformasi jadi anak gaul DDR. Berhubung mood gue juga sedang tidak berbentuk, gue pun setuju. Di sana intinya gue main DDR, basket sama karaokean. Saat menunggu giliran, gue mengajak si ratu DDR ini ke kotak karaoke. Kita nyanyi lagu yang bisa bikin teriak-teriak. Lagu sedih. Hehehe. Lagu Agnes Monica. Gue sangat suka lagu mellow nya agnes. Nendang gitu. Setelah nyanyi beberapa lagu, mima ingin kembali ke panggung dance nya. Gue menolak bergabung. Gue memilih lanjut teriak-teriak bareng agnes monica di kotak karaoke. Lagu yang gue pilih setelah mima pergi adalah : Agnes monica - Tak ada logika

Fyi, ini (jelas) bukan lagu sedih. Ritme nya juga cukup asik buat joget. Musik pun dimulai, gue asik bernyanyi dengan suara yang begini adanya. Gue berdendang sambil mengamati video musiknya. Gue mengamati sosok Agnes Monica saat masih muda yang sedang berkoreografi bersama para dancer nya dengan semangat proklamasi. Di tengah-tengah lagu... secara begitu saja ada air mata yang mengalir. Iya. Gue nyanyi sambil nangis.  Lagu berikutnya yang gue pilih adalah : Agnes Monica - Muda (Le O Le O)

Fyi, ini (sangat amat terlalu jelas) bukanlah lagu sedih. Apa yang terjadi? Gue nangis sejak detik awal musik diputar. Bahkan kali ini nangisnya lebih kencang. Lidah gue sampai kelu. Ngga bisa ngeluarin suara buat ngikutin Agnes Monica nyanyi. Iya. Gue ngga sopan banget. Agnes monica nya susah payah menyanyi, gue malah menangis. Kasian agnes.

 Ada apa gerangan?

Secara random, saat gue melihat sosok agnes monica muda di video "tak ada logika", gue memutar kembali memori gue. Memori di saat kalimat 'mau go international' nya Agnes Monica mendengung begitu hebat di bumi Indonesia. Mendengung hebat adalah bahasa halusnya. Kalimat denotasinya adalah... dicemooh masal. Agnes merintis karirnya sejak dia masih sangat muda. Akting dan bernyanyi. Banyak yang menyangsikan bahwa dia akan benar-benar mencapai level internasional. Terlalu banyak. Jatuh bangun banget doi. Sempat meredup, sempat muncul, meredup sebentar lalu bangkit lagi hingga sekarang. Sepengetahuan gue sih, dia sudah go international. Walau masih ada beberapa oknum yang menganggap pencapaian si agnes masih tergolong biasa saja. Namun bagi gue, dia sangat luar biasa.

Di saat orang-orang secara jelas dan sadar meneriakkan ke kupingnya :
"Lo ngga akan bisa mencapai mimpi lo! Wey! Sadar! Bangun!"

Dia tetap berusaha. Ngga menyerah.

Sedangkan gue? Cuma kebentur sedikit masalah tentang tugas akhir aja langsung ngga mood. Cuma belum dapat inspirasi sampel yang pas dan sesuai dengan keinginan aja langsung mogok mikir. Cuma menghadapi skripsi aja langsung lemah. Malu ih sama agnes monica! Well, itulah alasan mengapa gue menangis di kotak karaoke hehehe.

Setelah hari itu, semangat gue lebih terbakar. Terima kasih agnes monica :)


Anyway, selamat menyelesaikan tugas akhir bagi siapapun yang sedang menjalankan. Cheers! 

1 komentar:

Dewi Aja mengatakan...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)