Laman

Senin, 04 Agustus 2014

Lebaran

Gimana kabar lebarannya?
Udah kumpul lagi sama keluarga besar?
Udah ditanya perihal status?
Udah ditanya kapan bisa ngasih cucu?

Well, congratulation. Welcome to 20+! Yuhu~

Lebaran kali ini gue pergi ke pulau nya ayah dan mama, pulau sumatera.
Lebih tepatnya sih menjajaki teritori ayah, Aceh.
Kami bersemayam di sana selama seminggu.
Oh, lebarannya pake formasi komplit : Ayah, mama, abang (ridwan), bang ricky, dewi.
Pas udah sampai rumah di Aceh, ternyata ada anggota tambahan... kucing.

Iya. Kucing janda beranak tiga.
Iya. Kucing yang membuat gue seakan menjadi adik tiri.
Abang sama bang ricky lebih sayang dia...
Akhirnya gue menjadikan sapi di sekitar rumah gue sebagai pelarian.

Oh apa gue sudah cerita kalau sapi di aceh itu kayak kucing?
Well, kita bisa liat sapi beredar bebas di jalanan layaknya kucing.
Berjalan di tengah jalan dengan santai seakan badannya sama slim nya seperti kucing.
Kata temen ayah sih ada beberapa ruas jalan yang melarang ada sapi berkeliaran.
Sisanya? Cows rule the world. Yeah.

Gue sempat selfie sama si sapi anyway. 

Hal yang menyenangkan selama di Aceh:

1. Langit
Boleh dibilang kalaupun gue ngga pergi kemana-mana, dan hanya sekedar duduk di teras rumah sambil mandangin langit Aceh, gue udah puas. Puas banget. Cantiknya keterlaluan. Awannya berarak. Pegunungan berjejer terhampar jelas. Sebentang langit warna warni saat sore. Langit malam yang ditemani anak-anak bintang. Bisa ngga ini langit di copy-paste terus di pindahin ke depok? Please?

2. Alamnya
Sawah, gunung, laut. Komplit lah pake telor. Bungkus!

3. Ketemu teman-teman ayah
Mereka baik dan punya aura postif. Gue suka. Mungkin juga karena gue udah sangat suka sama ayah makanya gue yakin orang-orang di dekat ayah pun sama baiknya haha. Btw, lebaran kali ini memberi gue sebuah markas baru. Ya. Namanya dapur. Gue berdedikasi penuh di dapur, didampingi cowok paling ganteng nomer dua (bang ricky). Oh bukan. Gue bukan berjaga di balik panci atau kompor. Base camp gue adalah wastafel. Yap. Mencuci piring  Alat makannya terbatas, itulah mengapa harus dicuci secepat kilat untuk tamu berikutnya hehehe.

Oh! Ada anak temen ayah yang ganteng. Mehehe.

Tapi kelas 1 SMP........ #hening

"Sayang dengan anak kecil sama pedofil emang beda tipis" - unknown

Hahahahaha. Gue normal kok.

Banyak anak temen ayah yang cakep sih sebenernya (read: anak kecil semua). Atau mungkin karena mereka masih kecil makanya kelihatan cakep? :p

Mereka semua lucu. Ada yang gendut lucu mirip boboho gitu. Aih. Naufal - anak temen ayah yang tinggal persis di sebelah rumah ayah - juga lucu, manis dan sopan. Lumayanlah menghibur ayah kalau lagi sendirian di aceh. Oh ada juga dua anak perempuan yang cukup ekspresif , namanya Maula dan Nabila. Mereka sedikit mengajari gue bahasa Aceh. Jangan tanya gue sekarang, gue udah lupa hehehe.

4. Shalat ied
Baiklah, agar terlihat semakin jelas noraknya, ini pertama kalinya gue shalat ied di lapangan yang sangat indah hahahaha. Langitnya cantik banget. Awannya seakan menyapa jamaah muda mudi yang mengenakan pakaian terbaiknya. Gunungnya pun ngga mau kalah untuk unjuk gigi. Ah. Pokoknya syahdu.

Hal yang tidak terlalu disuka di Aceh:

1. Transportasi umum terbatas
Sebagai perwakilan pengguna transportasi umum, gue merasa diisolasi! #opomeneh Transportasi umum di Aceh biasa dikenal dengan nama labi labi. Si labi labi ini ngga terlalu banyak dan beroperasi di rute tertentu. Udah cukup jarang pula. (Hampir) punahnya eksistensi labi labi ini sungguh mendiskreditkan kaum-kaum yang tidak bisa membawa kendaraan. Ini kejam *nangis*

2. Tidak ada gramedia

3. Sepi
Kalau boleh curhat, seminggu pertama lebaran itu sepi syekaleee. Rencana mau wisata kuliner pun gagal total. Mayoritas masih pada khidmat berkumpul dengan sanak saudara gitu. Biasanya juga aceh ngga terlalu ramai, nah pas selama seminggu lebaran ini lebih sepi lagi. Hamsyong. Gue udah terbiasa besar dalam keadaan ramai sepertinya, jadi agak canggung juga dengan keadaan Aceh yang damai dan sepi haha

Mungkin segitu aja ceritanya. Udah panjang. Mama udah nyuruh tidur. Dadah.

Aku suka aceh kok :)