Halaman

Selasa, 27 Mei 2014

:')

Hari ini whatsapp sederhana masuk ke HP gue. Sederhana. Dari sahabat perempuan yang tidak seberapa mungil. Dia membahas satu hal. Satu hal yang belakangan ini sangat mengganggu pikiran gue. Beberapa kalimat, satu tamparan. Gue bodoh, gue ngga bisa menjawab dengan baik. Bahkan air mata sampai turun tangan untuk membantu menjawab. Air mata sedih membenarkan kesalahan gue yang udah dia jabarkan. Air mata bahagia menyambut kenyataan kalau gue punya sahabat yang bener-bener sayang sama gue. Sahabat yang menuntun gue, bukan yang membiarkan gue tersesat.

Emang sakit saat kita tau kita perlahan berubah menjadi sosok yang kita benci. Berdebar juga mendengar kritikan. Beruntunglah kamu jika kamu diberi nasihat. Tersenyumlah dan peluk sahabat kamu. Sesungguhnya dia lah wakil Allah untuk menegurmu. 

Pokoknya gue sayang sahabat gue ini.

Udah dulu ya. Gue lagi sibuk bersyukur nih. Dadah 

Tidak ada komentar: