Halaman

Senin, 15 Juli 2013

15 Juli

Ya. 15 Juli. Bukan. Itu bukan tanggal bersejarah ataupun tanggal kelahiran. Cuma lagi fakir judul, makanya judulnya begitu. Sekian sekilas filosofi mengenai judul. Wassalam.

Hari ini gue menunaikan salah satu tanggung jawab, lumayan deh finally pundak gue jadi lebih ringan. Tugas kali ini bikin gue sekalian silaturahmi sama SMA lama. Ada beberapa hal yang berubah. Baru tau kalau ruang UKS udah hijrah ke ruang BK. Ruang BK pun terjajah dan dideportasi ke lantai dua. Musholla belum selesai di bedah, alhasil musholla dadakan tercipta dan menyita dua ruangan kelas di lantai dua. Lapangan pun tetap kece dan multifungsi dengan gawang yang terletak tepat di bawah ring basket. 

Anyway, atmosfer di SMA tuh atmosfer muda banget yah :") *melipir*  Muda. Ya. Usia belasan itu memang indah. Apa? Gue? Oh gue mah juga masih usia belasan doooooong gile aje lu ndroooo..... walau title nya bakalan expired dua bulan lagi sih (sengaja kecil. oh wanita). 

Hikmah lain di balik silaturahmi ke galan : Pak Maurid masih aja keren dan bersahaja ♥_

Oke. Gagal fokus.
-------------------------------------------------------

Next shelter : SMP tetangga

Mantan SMP juga akhirnya dikunjungi. Letaknya masih deketan dan tetanggan sama SMA gue. Bangunan ini tergolong baru setelah di renovasi ulang selama (kayaknya) 3 tahun. Renovasi total setotal-totalnya total!

Pendapat gue? Gersang. Mainstream.
Pendapat temen gue? Kayak penjara.

Dulu tuh SMP gue ketje sendiri gitu (menurut gue) ga ada bangunan tingkatnya, tapi menurun gitu deh lucu, ada taman nya pula tengah-tengah. Ada hutan mini nya! Ah! Parah bagusnya! Dari pintu depan tampak segar gitu, berwarna pula cat nya. Ada tempat toga pula. Kolam ikan juga. Ketje lah. Warna warni! Sekarang mah kayak benteng takeshi kalau dari luar. Plus warna catnya abu-abu. Parah suramnya. Mainstream pula sekarang desainnya kan sama kayak sekolah lain. Hem. Menurut gue aja sih. Pokoknya, gue sama sekali ngga ngenalin itu bangunan dan ingatan tentang SMP pun memudar secara  perlahan tapi pasti  

Nih beberapa cuplikan foto. Kantin sih ngga berubah..... tapi ruangan kelas yang di bawah dibabat habis semua :"(


 Go green apa gimana sih? Itu kursi di ungsiin dulu kek :')


 Bangkai ruangan yang tumbuh subur jadi tanaman liar.

Kantin. Masih cantik sepeti biasa. Kecuali pemandangan di sekitarnya. 



 Hey putih biru! Kamu masuk foto! CONGRATS! *sebar confetti* :")




Mau mengenang bangunan lama? Nih ada beberapa foto, hasil search di google.





Kenapa? Susah menyandingkan lokasi mana yang before, lokasi mana yang after? Ya jelas lah wong beda total. Totalitas nya maksimum! Yang sama cuma kantinnya. 


How i miss the old you, oh 103.

Ya. Itulah perubahan. Kadang menyenangkan kadang menyedihkan.

Anyway, di balik kesedihan, pasti ada kebahagiaan. Sepulang dari berduka dan berkabung atas ke abu-abuannya SMP gue, segera gue ngacir ke toko buku dan memborong alat-alat tulis. Saatnya recharge kotak pensil~


Jadi hikmahnya?

Coba di cari dan tuliskan dalam 3 paragraf (1 paragraf minimal 5 kalimat). Dikumpulkan ke email gue paling lambat kemarin ya #krik

Yah begitulah. Bye.


3 komentar:

Hastin Melur Maharti mengatakan...

ngapain deew ke galan dan 103?? aaa ngebayangin pak maurid lagi jalan.jgn sampe deh tuh galan ikutan dirombak juga :"

Dewi mengatakan...

Ngga ada bedanya pak maurid. Serius deh. Ketje! Auranya masih sama ♥

Ke SMA ngasih undangan, ke 103 mah iseng penasaran aja :p Btw, ayo dong mau ke sekolah ibumu tin :3

Hastin Melur Maharti mengatakan...

siapa yang mau nikahan deew? :O mau kapaaan?