Halaman

Minggu, 11 November 2012

Tumpah

Iya, banyak yang mau gue tumpahin di blog ini.
Sampahnya udah menggunung, saatnya dibuang :|

1. Malem Keramat

Malem keramat itu semacam promnite, eh engga, terlalu kece kalo dibilang promnite. Mmm semacam perpisahan kakak kelas yang mau lulus plus pembauran angkatan kali yah. Apa? Engga. Gue gabakal cerita tentang kegiatannya secara rinci, gue agak ngerasa tersiksa soalnya di acara ini -_- gue terzalimi. gue dipaksa dandan sama temen gue, dan gue selalu mau nangis tiap liat muka gue yang abis dikasih make up -_- kayak badut. Oke, skip. 

Yang mau gue garisbawahi di sini adalah penampilan angkatan ITP 46. Fyi, gue itu ITP 48, jadi yah ITP 46 ini kakak-kakak yang mau lulus gitu lah. Penampilan mereka itu........... asdfghjkl. Bikin bencana alam. Bikin banjir! Gue ga banjir di luar, tapi di dalem. Pengen nangis sebenernya, tapi apa mau dikata ini make up feses kuda (apalah itu namanya yang buat bulu mata, gue lupa -_-) membuat air mata ga bebas keluar. Kebayang dong kalo ada aer mata ngalir, entar mata gue meleber item gitu kayak anak emo. Hina kuadrat banget gue.

Kenapa bikin banjir? Pokoknya mereka itu nayangin video plus foto-foto mereka selama ini bareng-bareng 4 tahun. Sedih parah loh. Sungguh (at least, bagi gue). Soalnya gue ngebayangin kalau gue di posisi mereka, udah 4 taun bareng, dan nanti bakal pisah lagi nempuh jalan masing-masing. Sedih loh. Mellow banget gue malem itu, melempem kayak kerupuk basi. Nah, itu dia yang mau gue tumpahin. Ini tahun kedua gue di kampus. kira-kira gue bakal di posisi kakak-kakak itu 2 tahun lagi. I do hate farewell. Unfortunately, it can't be denied. will always happen. always. 

Terlalu dini untuk galau perpisahan? well, time flies faster than you thought, dude.

2. Harapan?

"Sesungguhnya bila berharap pada manusia, kamu hanya akan menemukan kekecewaan. Namun bila berharap pada Allah, kamu tidak akan pernah kecewa"

Sayangnya, gue belom bisa dengan cerdas membedakan, sebenernya selama ini gue berharap pada Allah atau manusia. Dan sejatinya, cara seperti apa yang bisa memurnikan hati kita dari berharap pada manusia? Bukankah perempuan itu ditakdirkan sebagai makhluk pasrah yang penuh harapan? Hm. Khayalan mungkin lebih tepat. Pfff. Pfff banget.
---------------------------

Nah. Udah selese buang sampahnya.
Semoga makin bersih dan cantik ini hati.
Hm. Ada sisa sedikit sih sampahnya, tapi disimpen dulu deh, siapatau bisa didaur ulang :3

Then what's next?
Go get your tasks, dude! Don't let them being played by those spiders in the corner of your room. They do need your love. Seriously.

AH! Ohiya bagi temen-temen yang masih aja bilang "cacat banget sih lo wi", kalian salah.
Gue bukan cacat, gue cuma sedang menunggu sesosok imam yang kelak bisa memperbaiki dan mengubah kekeliruan diri gue ini #aih HAHAHAHAHAHA

Tingkat kesampahan : 10 of 10. #tepuktangan

Stop -_- that's all. As usual, goodbye fellas! And also you, my future husband! #tetep #ininamanyasikap :p 

Tidak ada komentar: