Halaman

Sabtu, 27 Juni 2009

kereta api

Kamis 25 juni 2009

just for info,
kelas gw ngadain perpisahan, dan bla bla bla bla
setelah dirapatkan dalam waktu yang tak begitu lama, akhirnya diputuskan kita semua pergi ke kebun raya bogor
dan bla bla bla bla bla bla kita pun berkumpul pda hari kamis jam 06.00 di mc stop graha (as usual) tpi seperti biasa, ada yg dtg ngaret *kyknya gw termasuk
tapi di sini, gw bukan mau cerita tentang kejadian yang membahagiakan di sana atau apapun tentang kebun raya bogor
gw mau cerita tentang kisah pulangnya kami, pendekar indonesia yang buta arah
oke . jadi, abis dari kebun raya bogor, kita langsung goes to stasiun kereta api, ngeek
seneng? ya gw senang sekali. Karena apa? ya karena gw suka kereta api
sebelum ke kereta api, kita naek angkot dulu, tpi gw lupa angkot nomer berapa. ga penting juga kok
okeeeeeeeeeeeeee . trus kita beli tiket . hem terus kita ke keretanya . dan hemm cari tempat duduk
setelah berjalan agak jauh di dalam kereta, akhirnya dapet juga tmpt duduk kosong
gw suka kereta ini, karena pake AC, dan gerbong gw, lagi sepi bgt, jadi kita pada tidur"an, lengang bgt dah pokoknya
tapi, rombongan kelas gw duduknya agak misah, sebenernya awalnya ga misah jauh bgt, tapi akhir-akhirnya jadi kayak 2 kubu gitu, gw juga gatau knp

oke lanjut aja . trus ternyata dgn seenaknya . pengurus kereta mengumumkan bahwa
"pengumuman . kereta yang mengarah ke jakarta, (kereta gw) tidak bisa berjalan dulu, dan akan ditunda"
huwaaaaaa, otomatis, kita harus nunggu kan? dan lo harus tahu, nunggunya ga sebentar!
sangaaaaaaaaaat lama, ampe gw dan yg lain muak . di kubu 1 (bkn kubu gw) udah pada berisik bgt karena lgi main kartu
mereka pada duduk di bawah aja, sambil ngelingker duduk di tengah" kereta, ngalangin jalan aja emg mereka. ga sadar diri ckck
karena kubu 1, kelihatan sgt bahagia saat bermain kartu, kami para kubu 2 yg juga sesama pecinta kartu, ga mau kalah dan langsung duduk jongkok di bawah. Dan siap beraksi
"Kalau pun nanti dimarahin pak satpam, kan kubu 1 duluan noh yg ketauan. Kan di sana mereka" kata ageng - sang pelopor bermain kartu
"Lah itu satpamnya, di deket kubu 1. Ga apa-apa berarti" jawab gw. "Ah yaudah, ayo maen-maen!" Trus kita langsung mulai maen kartu 41, ngerti kan caranya? ga usah gw jelasin ya
lama-lama org di kubu 1, ada juga yg pindah maen ke kubu 2, trus saling tuker makanan - walau sbenernya kubu 2 ga punya makanan apa-apa kecuali chitato nya ipul
Trus pokoknya kubu 1 sama kubu 2, saling tuker orang deh, ada yg pindah-pindah gw jadi lupa juga
langsung aja ke intinya
suatu saat, kereta semakin rame dan rame dan rame . banyak bgt ibu-ibu dan bapak-bapak yg masuk, karena nggak enak hati kita pun berdiri (di kubu 2, yg berdiri duluan itu gw, nisa, sama ayu)
Pas gw berdiri, ada temen gw, ageng, tiba-tiba nanya dengan muka yg perhatian bgt ke gw
ageng :"wii, mau duduk nggak?"

"Anjriiiiiiiiiit, baik bgt ni ageng, pake nawarin gw segala" hati gw pun tersentuh begitu mendengar kata-kata ageng

gw :" eh nggak usah deh geng" jawab gw sambil salting dikit karena ngerasa si ageng baik bgt gitu mau nawarin tmpt duduknya buat gw

eh tapi tiba-tiba, dgn muka yg minta digaruk dan dgn kepala yg minta ditabok, jitak+dibakar, si ageng langsung ngomong dgn nada yg ngeselin bgt
ageng :"duduk di bawah!!!!! hahahahaha"
gw : "setan lu geng!" spontan gw jawab gtu, gara" kesel bgt.
anying, gmana ga ngeselin tuh? gw kira dia udh baek bgt mau nawarin gw duduk, esetdah gataunya cuma mau ngeledek dan ga niat buat ngasih tmpt duduknya. siaaaaaaaaaaaaal! eh bukan cuma gw yg kesel, ayu yg alim dan biasanya sabar aja ampe emosi -____________________-

itu udah ga berpengaruh lagi, karena beberapa saat kemudian, dia juga berdiri buat ngasih duduknya ke ibu-ibu. yaudah akhirnya pada berdiri, kecuali 4 org. kubu 1 juga pada berdiri.
Posisi antara kubu 2 dan kubu 1, lumayan jauh, apalgi ditambah dgn populasi manusia di kereta yg sesak bgt, jadi jarak semakin terbentang antara kubu 1 dn kubu 2.
kubu 2 : ngobrol . ngobrol . maen dujem . ngobrol . ngobrol . ketawa . nyanyi (gw doang)
waktu semaki berlalu
gw dan beberapa anak lain di kubu 2, berdiri di dekat pintu keluar, awalnya kita cuma, ngeliatin aja stasiun-stasiun yg udah kita lewatin
dan tetap cuma ketawa aja

oh iya, gw ingetin, kita (tepatnya kubu 2) adalah pendekar indonesia yg buta arah, dan inilah yg menyebabkan kita mengalami kebodohan berikut ini

gw : lalalalalalallala (tetap menyanyi seperti org gila)
ipul : astagfirullah (tetap istigfar, karena katanya malu punya temen kayak gw)
ageng : hahaha (ngetawain gw)
pandu : hahaha (ngetawain gw, kayaknya)
ayu : (menyanggah pernyataan ipul, dan mengatakan kalo dia bangga berteman dgn gw haha)
nisa : (diam)
dani : (diam, kayaknya)
aye : (tidur)
tara : (tidur)
iwan : (tidur)
ajeng : (tidur)
fatur : (bergaya di depan pintu, dan menghadap ke arah luar)

sangat tenang . keadaan sangat tenang . terlalu tenang dan damai . sampai kita lengah!

kita semua tidak sadar, mungkin terlalu lama untuk berpikir. saat kita semua menghadap ke arah pintu, tentu saja kita bisa melihat org yg berada di luar.
beberapa menit kemudian
gw melihat sosok temen kelas gw (dea dri kubu 1), dan disusul dgn anak-anak kubu 1 lainnya
semua anak kubu 1 sekarang sudah turun dari kereta! dan apa yang anak-anak kubu 2 lakukan?
"Lho? kok diluar?" berkata begitu dengan kompak dgn muka polos dan menunjuk ke arah anak kubu 1. Sementara anak kubu 1, menjerit histeris menyuruh kita (anak kubu2) untuk turun
setelah otak kubu 2 mulai memproses apa yang terjadi, barulah kita berteriak
"Kyaaaaaaaaaa! turun! turun!" namun itu sangaaaaaaaat telat, karena pintu kereta tdak mau menolerir, pintu pun tertutup "BRUUUUK" (bunyi pintu kereta)

gw pun berkata dgn polosnya sambil melambaikan tangan ke arah kubu 1 "oh tidak, dadah semuanya!" dan tak lupa gw pun tersenyum.
dan apa yg terjadi dgn kubu 2? kubu 2 tetap naik kereta dan tidak turun, sedangkan kubu 1, sudah turun di pondok cina
dan kami kubu 2, hanya bisa tertawa. ckck

Senin, 22 Juni 2009

the hero

kali ini gw bukan mau cerita tentang kepahlawanan hidup gw
ataupun tentang segala kebaikan gw di dunia ini (sebenernya pengen cerita, tpi kyknya gw ga punya satupun kebaikan jdi ga bisa cerita -____-)
dan tentu saja bukan bermaksud untuk menceritakan kecantikan gw (?)
tapi cerita ini, MURNI . ASLI . SUCI . FRESH
langsung dari kisah nyata seorang sahabat gw
nama makhluk ini adalah SYARIFUL ANAM RIFAI
manusia ini, baru saja menceritakan sebuah kejadian yang menurut gw menarik dan perlu kita simak
dan cerita ini pun membuktikan betapa JAKARTA adalah kota yang emang bener-bener kejem
dan kita harus SIAGA pada apapun di sekitar kita
simaklah baik-baik cerita yg mengharu biru ini (?)


cerita ini dimulai ketika para LELAKI menginap di rumah makhluk yg bernama FAUZAN HELMI SUDARYANTO
syariful pulang dari rmh ujan bareng sama iwan, naik angkot 112 ke arah jalan raya bogor
yaudah, awalnya terasa sangat tenteram
gw gatau persisnya kapan dan dimana
pokoknya kata ipul, ada ibu-ibu yg naek angkot, diikutin sama 3 org pria, 3 org pria itu duduknya misah
awalnya ipul gatau kalo ada 3 pria yg bersekongkol, akhir-akhirnya dia baru tau

ibu yang baru msuk angkot ini, duduknya dipepet oleh salah seorang dari mereka
keadaan angkot sedang penuh sesak, makanya memungkinkan pria ini beraksi
apa yang akan dilakukan pria ini?
apakah dia akan tari perut di dlm angkot? oh tidak mungkin, ibu itu juga kyknya ga mgkn nafsu ckck
apa dia akan memberi penumpang angkot itu hadiah jutaan rupiah? hidupnya aja udh susah, ga mgkn lah
apa dia akan menyatakan cintanya pada ibu itu? ini mungkin aja sih, tapi saat itu bukan ini yang terjadi

yang terjadi adalah tak lain dan tak bukan : yap aksi maling tingkat internasional, indonesia lah jagonya !

kata ipul sih, para pria tersangka ini, tidak berpenampilan seperti maling
malah keliatan kayak mahasiswa kuliah, LUAR BIASA! mereka msh sempat kuliah dulu sebelum nyoper, SANGAT MEMBANGGAKAN
dan kata ipul lagi, rata-rata para makhluk yang mau beraksi seperti ini, akan membawa TAS
untuk ngumpetin tangan mereka yg hendak menjamah targetnya (menjamah di sini adalah, merogoh barang yg hendak dicuri ya! jgn aneh-aneh pikirannya)

di bawah ini adalah denah duduk di angkot yg berisi maling INTERNASIONAL ini, tapi 2 pria lainnya tdk digambarkan, karena yg sedang beraksi hanya satu org
silahkan nikmati (?) gmbar denah berikut .


kata ipul lagi, aksi ini dilakukan di keramaian dengan cara memepetkan dirinya (si maling) pada sang target.
padahal kata ipul lagi, targetnya sudah memegangi tasnya erat-erat
namun seerat apapun, ila kita bertemu dgn sang profesional, kita tak akan berkutik
DENGAN LIHAINYA SI MALING MEMASUKKAN TANGANNYA KE TAS, DAN..
DIDAPATLAH HP SANG TARGET!

tepuk tangan semuanya! asagfirullah
kebetulan sekali, daddy gw (ipul) melihat aksi penyopetan ini dan tak bisa tinggal diam.
kebetulan, dia ada di dpn target, dia berusaha memberi kode org yg sdang menelepon (mksdnya jari yang dideketin ke telinga trus beraksi kyk lagi nelepon . kalo lo nonton kring kring olala, ngerti deh maksud gw)
kode ini dimaksudkan agar target ingat pada hp nya yg sudah RAIB entah kemana
dan alhasil, target meilhatnya! dan dia memeriksa hp, sepertinya ia teringat akan hp nya
dan setelah memeriksa . dia menjerit
"hp saya mana? aduh mana hp saya?"
mungkin karena hati nurani sang maling telah kembali.. (oh tidak salah skenario)
yg benar adalah, menurut kesimpulan ipul, karena sang maling takut ketahuan, ia menjatuhkan hp itu dekat sang target
target pun melihat hp nya tergeletak di sampingnya, lalu ia mengambilnya
dan segera turun dari angkot
"kyknya dia ketakutan juga tuh si ibu" ucap ipul mengambil kesimpulan
kebetulan lagi, si ipul ini turunnya terakhir, iwan udah turun duluan
jadi dia mempunyai kesempatan emas utk bersama 3 org pria, salah satunya adalah pria yang melakukan aksi nyopet tadi. ipul menyimpulkan 3 org pria itu bersekongkol karena mereka mengobrol
ipul sendirian! hanya dgn 3 pria maling INTERNASIONAL
akhirnya masuklah sang ibu-ibu, dan dengan sengaja, para maling itu memepet duduk si target
jadi si ibu ada di tengah-tengah malingnya, biar aksi bisa berjalan gampang
ipul yg melihat ini, tak bisa tinggal diam
ia pun, berpura-pura nanya ke slh satu pria itu agar mengacaukan aksinya utk menyopet
"mas jalan xxxx ada dimana ya?" (gw lupa ipul nanya apa)
"oh di seberang sana dek" kata sang pria dgn ramah
tapi waktu jugalah yg menentukan, ipul harus turun, karen dia udh sampe tujuan
dgn berat hati ipul pun turun dari angkot dan meninggalkan ibu itu dgn 3 maling INTERNASIONAL tersebut
apakah ipul tinggal diam begitu saja?
tentu TIDAK . dady gw satu ini kan mempunyai jiwa patriotisme yg tinggi
makanya dgn santai dan gagahnya ia berkata dengan suara lantang
"bu! hati-hati, HP! nanti ilang!"
spontan, 3 pria itu tadi langsung ngeliatin si ipul
haha luarbiasa, berani sekali dady gw :)
untung aja angkot langsung jalan . BRUUUM
tapi ipul ga tau gimana nasib si ibu, apa hp nya jadi ilang?
hanya allah, sang ibu, dan 3 pria itu yg tau
kita doain aja, ga kemalingan ya si ibu . amiiiin

apa kalian juga pernah ada cerita serupa?
WASPADALAH . karena hidup kadang suka memaksa kita berbuat haram seperti ini

WASPADALAH! WASPADALAH! WASPADALAH!

see you

Selasa, 16 Juni 2009

kegebok bola kaki

Senin 15 Juni 2009

Hari cerah . gw berniat untuk pergi sekolah setelah janjian ama temen gw buat minjem komik temen gw - nimas namanya. Nimas bawa komik dia hari ini, makanya gw bela-belain dateng sekolah. Kalo ga ada komik mah gw ogah bgt ke sekolah, soalnya hari ini cuma class meeting doang, ngga wajib.

Ya udah, gw naik jemputan gw tercinta KIDO TRANS, dengan berisikan hanya 2 PENUMPANG. Eksklusif ye jemputan gw? Khusus hari ini cuma nganter 2 orang (yang terlalu rajin) ke sekolah - gw dan rima.

Kelas gw - kelas x e - untuk pertandingan futsal antar kelas nya berjalan dgn baik, kita bisa masuk ke putaran semi final. Semi final diadainnya besok tanggal 16 juni. selamat ya buat anak cowok kelas gw. Good job! :)

oke, ini semua masih berjalan dengan baik, tidak tercium akan ada keanehan terjadi - sungguh gaib. Yang lain masih pada sibuk urusan class meet dgn lomba-lombanya. Kalo gw, gw lagi ngerasa bosen bgt dgn segudang pikiran di kepala sialan gw ini.

Akhirnya segera gw ambil, secercah cahaya hidup gw, tak lain dan tak bukan, KOMIK YANG GW PINJEM - GRAND SUN JILID 2 DAN 3. Gw baca dengan sangat damainya, sementara temen gw masih ngobrol di samping gw. Selama setengah jam - kayaknya - gw masih nyantei aja baca komiknya. namun tiba-tiba keberuntungan tidak ada di pihak gw, hilang melayang entah kemana.

Di saat gw lagi deg-degan bgt baca komiknya. eh tiba-tiba...

"DOOOOOEEEEEENG JEGGEEEEER"

kepala gw puyeng tiba-tiba, sakit, sumpah sakit bgt.
gw meraba kepala gw, kerudung gw udah berantakan bgt, gw bisa merasakan itu (gw pake kerudung segi empat) dan sialnya........

"wii, kerudung lo lepas!" teriak ajeng

wanjer, langsung gw pegangin kerudung gw. ajeng dan cece, langsung membentuk formasi buat ngelindungin gw di saat gw lagi make kerudung itu lagi. Untungnya kerudung gw lepasnya ngga langsung lepas beneran copot dan rambut gw kemana-mana, tapi keliatan berantakan aja kerudungnya. tapi penitinya udah ga nyantol lagi. ya gitu dah.

setelah gw sadar 100%, gw baru tau kalo ...
gw ketempong bola kaki PERSIS KE ATAS KEPALA GW! $%&*#@^%(%^%(*$@

serius. PAS . PERSIS . TEPAT . SUNGGUH JITU . DI ATAS KEPALA GW!

sayang bgt, gw telat nyadarnya jadi gw gatau siapa yang ngegebok kepala gw. udah gitu ga minta maaf pula! FESES! -_-

Kamis, 11 Juni 2009

cabut demi kerudung

hem basi banget sebenernya kalo mau cerita tentang ini sekarang.
tapi ya berhubung gw udah keburu janji bakalan masukkin ke blog, jadi gw masukin sekarang deh.

ini udah lama banget kejadiannya. hari terakhir di kelas sepuluh deh kalo ngga salah.
pokoknya hari jumat pas sebelum ub 4 bersama deh.

cerita ini sangat ngga penting dan memang sebagian besar cerita gue ngga pernah ada yang penting.
awal cerita ini dimulai dari ide seorang sahabat yg sungguh mulia

Cece : eh hari jumat kita pada pake kerudung yok
Gw : gw, rima, sama ajeng mah emang udah pake kan
Cece : iya. gw tau. gw sama tara kan belom. tapi hari jumat mesti pake kerudung segi empat semua. ngga boleh yg langsung pake ya.
Gw : gw mah iya iya aja, tiap hari gw juga make itu.
Ajeng : ya udah ayok
Rima : yah gue ngga punya :< (nada memelas)
Cece : gw ada lagi kok di rumah, nanti gw bawain
Dewi : Iya. gw juga ada dua kerudungnya. tapi gw ngga ada daleman kerudung dua ya
Cece : Oke, sip. berarti jumat jadi ya?
All : Iyaaa

baiklah itu adalah awal dari hari jumat yang berjalan lambat

Pelajaran pertama :
Biologi
bla bla bla bla bla
-selesai-

Pelajaran kedua :
Olahraga
lari sana sini
ketawa cekikikan
bau keringet
kayak kutu loncat
berisik
menuh-menuhin lapangan
-selesai-

dan ketika selesai olahrga, kita harus pergi ke kamar mandi
buat tuker baju sekalian pake kerudung segi empat
namun sebelum itu, masih banyak urusan yang kita urus
ada yang ngambil hp sekelas lah, ada yang ngurusin mading lah, dan bla bla bla gw lupa
padahal kita kalo ganti baju, lambannya luar biasa
tapi ganti baju selalu terakhir. sok cepet banget kan.
inilah yang namanya "sebenernya bego tapi ngga sadar kalau bego" -_-
setelah ngurusin semua hal-hal kecil itu, akhirnya kita segera bergegas ke kamar mandi
dan tentunya ngga sabar buat make kerudung segi empat itu

tapi sebelum ke kamar mandi dengan tenang, terjadi perdebatan kecil.
Rima : Ih gw ngga mau kerudung yang kayak gini! kayak emak-emak banget
*untuk pertama kalinya rima merengek cengeng seperti bayi minta dilindes
Cece : Iiih rima. adanya ya cuma yang ini :/
Dewi : Ada apaan sih? (dateng sambil nenteng dua kerudung)
Cece : Rima ngga mau make kerudung ini nih wi (nunjukkin kerudungnya ke gw)

dan gw pun cuma bisa cengo ngeliat kerudung yang terlihat sangat panjang dan berat itu. wew. glek. buset.
Ajeng : (diam)
Gw : Yaudah. Gw kan bawa dua kerudung.
Tara : Gw mau pake kerudungnya dewi ya!
Gw : Oh yaudah
Rima : Yah gw pake yang mana dong? :/ (lanjut merengek)
Cece : Ih rima udahlah
Ajeng : (tetap diam)
Rima : Aaaaaah ngga mau ngga mau ngga mau ngga mau dan bla bla bla

kuping gw berasa mau pecah
udah mumet karena lama banget berdebatnya akhirnya gue ngalah aja

Gw : yaudah lo pake kerudung gw. Gw yang pake kerudung itu (ngambil kerudung yang panjang dan berat itu sambil pasrah)

tapi masalah belum selesai
Rima : Ah gw ngga mau pake daleman kerudung yang ini. Kayak emak-emak :/ (merengek sesi kedua)
Dewi : (dalem hati) astaghfirullah. kayak emak-emak banget dalemannya
Rima : ah gw gamau ga mau ga mau gamau
Cece : udahlah rim
Tara : iya udah gapapa
Rima : ah lo enak ce. kerudung + daleman lo bagus.
Gw : Ah yaudah gw yang pake deh daleman kerudung yang itu
Rima : Ih dewi tambah dewasa
Gw : Kampret

akhirnya kita menuju ke kamar mandi
dan butuh waktu yang super duper lama banget buat tuker baju
lebih lama daripada waktu yg dibutuhin thomas alfa edison buat nemuin lampu men #lebe #iyataukok
bla bla bla bla bla

akhirnya masuk ke momen masang kerudung
walau gw udh profesional dalam make kerudung, nyali gw langsung nyiut pas liat dalemannya
Gw : "wanjer, gimana makenya nih?!"

setelah gw coba pake
Gw : "buset dah, udah kerudung gw berat, daleman emak-emak. kurang tersiksa apalagi gw?! ah ngga mauuu!!!" (giliran gw yg merengek)
"wakakakakakakk" kata temen-temen gw yg BAIK HATI itu
tapi setelah gw merengek berkali-kali. akhirnya rima yg pada dsarnya memiliki naluri keibuan itu berkata "iya deh, gw yang pake daleman itu"

akhirnya kita tukeran deh yey :D

GRASAK GRUSUK berbelas menit lamanya
temen-temen sekelas yang tadi tuker baju bareng udah balik ke kelas
tapi kita tetap saja berkutat di depan cermin
berikut adalah beberapa perkataan kita pas masang kerudung

"ih ga rapi"
"ah bingung"
"dewi tolong pasangin dong"
"ih jelek banget gw"
"ih kok aneh ya?"
"ahhhh berantakan, wii"
"ih gw tambah bulet"
"ih cece bulet juga ya"
"dewi, kok kerudung lo berantakan?"
"mana penitinya?!"
"jeng, pinjem pin"
"pin anjing gw ilang, wii"
"ih rima, belang!"
"tara, jgn dipegang-pegang jadi berantakan kan!"
"eh bentar lagi bel pelajaran fisika nih"
"ah bodo amat"
"cabuuuut"
"Astaghfirullah"
"ah parah banget gw ngga mau"
"terpaksa ce"


dan bla bla bla
bel berbunyi. kita tetap berkutat depan cermin
dan berkali-kali lepas-pasang kerudung
pokoknya lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa bgt
lebih lama dari ganti baju

akhirnya kita memutuskan
BOLOS PELAJARAN FISIKA DEMI MAKE KERUDUNG

oh tuhan
make kerudung?
alasan yg cukup mulia
semoga dengan alasan ini dosa gw dan teman-teman yang lain terampuni -_-

banyak banget orang yang masuk wc
dan mayoritas mereka heran + kaget ngeliat kita yang duduk selonjoran di toilet. foto-foto dengan pose yang udah bagus banget (bagus banget buat dilempar ke danau).
kenapa kaget? karena semua murid yang lain lagi belajar dengan tertibnya di kelas. tapi kita? kita sekelompok ibu-ibu muslimah yang udah lengkap dengan kerudung rapi malah nongkrong di toilet. kurang gaul apa coba.

berikut komentar mereka yg visit to wc :
"lho kok pada pake kerudung?"
"assalamualaikum"
"pergi ngaji dimana bu?"
"ngapain lo semua di sini?"
"bolos yaaaaa?"
"waw dalam rangka apa nih?"

ya itulah komentar yang serupa ditujukan pada kita pas kita masuk pelajaran berikutnya.
kita dituduh bolos. hiks. (WOY EMANG LO BOLOS! BUKAN DITUDUH WI! #tusuk)

Pelajaran terakhir :
KIMIA

bla bla bla
cuma nulis kesan dan pesan

akhirnya bebas
dan kita foto-foto. berikut adalah foto kami.


rima

ajeng

dewi

rice

tara